Dilansir dari laman blokBojonegoro.com, sekretaris dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Lukiswati menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai agenda untuk memeriahkan bulan suci ramadhan dan melestarikan budaya kesenian tradisional Bojonegoro.
"Parade oklik ini tidak hanya untuk memeriahkan Ramadhan, tetapi juga menjadi wadah bagi para seniman dan komunitas untuk mengekspresikan kreativitasnya sekaligus melestarikan kesenian tradisional Bojonegoro,” ujarnya.
Sementara itu, rute pelaksanaan parade oklik ini dimulai dari Jalan P. Mas Tumapel (start), kemudian melewati Jalan Imam Bonjol, Jalan Mastrip, Jalan MH Thamrin, Jalan Panglima Sudirman hingga kembali finish di Jalan P. Mas Tumapel.
Lukiswati juga menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkolaborasi dan memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga menyiapkan hadiah pembinaan sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta terbaik nanti.

