Potensi Kerawanan Dalam Pilkada 2024 di Bojonegoro

Admin
0

ARSETA News | Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang memberikan atensi khusus dalam hal kerawanan pemilihan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu Bojonegoro dalam rapat koordinasi bersama stackholder di Adelia Caffe pada Jum’at (5/7/2024) kemarin yang dikutip dari laman resmi Bawaslu Bojonegoro (www.bojonegoro.bawaslu.go.id).

Handoko SHW, Ketua Bawaslu Bojonegoro dalam hal tersebut menyampaikan bahwa beberapa kerawanan pada pemilihan 2024 ini diantaranya yaitu terkait dengan netralitas kepala desa dan perangkat desa. Selain itu juga terkait dengan tidak profesionalnya penyelenggara pemilu saat rekapitulasi suara.

Potensi kerawanan tersebut dilandaskan pada kerawanan yang terjadi pada Pemilu 2024 kemarin. Hal tersebut menjadi pokok pembahasan dalam acara tersebut yang dihadiri oleh Bawaslu Bojonegoro, KPU Bojonegoro, Dandim 0813, Polres Bojonegoro, Satpol PP, Bakesbangpol dan BPBD Bojonegoro.

Selain potensi – potensi kerawanan yang disampaikan di atas, masih banyak lagi potensi yang harus diberikan atensi khusus oleh Bawaslu Bojonegoro dan jajarannya di tingkat bawah.

Beberapa potensi kerawanan lainnya yaitu adalah banyaknya praktek money politik yang dibiarkan, Penyalahgunaan wewenang jabatan oleh para pemangku kebijakan serta black campaign.

Mari kita awasi bersama proses penyelenggaraan pilkada 2024 di Bojonegoro ini sehingga menjadi penyelenggaraan pemilihan yang berintegritas serta terpilih pemimpin yang benar – benar menjaga amanah hingga akhir masa jabatannya. Jadilah penyelenggara pemilu yang profesional dan jadilah pemilih yang cerdas sesuai dengan lirik yang tertulis dalam “Jingle Pilkada Bojonegoro 2024”.

Penulis : A. Khoiris

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)
To Top